29 Oktober 2011

Bacaan Shalat Berdasarkan Putusan Tarjih Muhammadiyah


Shalat merupakan ibadah yang pertama kali yang bakal dihisab diakhirat nanti. Ibadah shalat sudah ada tuntunannya dari Rasulullah SAW, baik dari segi gerakan maupun bacaannya. Bagaimana kita bisa tahu seperti apa gerakan maupun bacaan shalat yang dicontohkan Nabi? Kita bisa tahu dari hadist-hadist beliau yang diriwayatkan oleh sahabat-sahabat maupun istri beliau. Oleh karena shalat ini sudah ada tuntunannya, maka kita sebagai umatnya tentu ibadah shalat yang kita lakukan juga harus sesuai dengan yang dicontohkan beliau baik gerakan maupun bacaanya. 

Nah, pada postingan kali ini saya akan mengutip bacaan shalat yang telah diputuskan oleh Majelis Tarjih dan Tajdid Muhammadiyah. Sebagaimana kita ketahui, Muhammadiyah hanya memilih hadist-hadist yang Shahih atau yang kuat terutama dalam masalah ibadah termasuk dalam ibadah shalat ini. Disamping itu Muhammadiyah juga tidak taklid  terhadap satu mahzab saja, sehingga terkadang Muhammadiyah mempunyai pendapat yang sama dengan mahzab Syafi’i, terkadang Maliki, Hanafi maupun mahzab Hambali. Berbeda dengan umat islam di Indonesia umumnya yang hanya berpegang dan terpaku pada mahzab Syafi’i saja. Semoga bacaan shalat yang saya posting ini bermanfaat bagi kita semua terutama warga maupun simpatisan Muhammadiyah.

Do’a Iftitah

اَللّهُمَّ باَعِدْ بَيْنِى وَبَيْنَ خَطَاياَيَ كَمَا باَعَدْتَ بَيْنَ الْمَشْرِقِ وَالْمَغْرِبِ
اَللّهُمَّ نَقِّنِى مِنَ الْخَطَاياَ كَماَ يُنَقَّى الثَّوْبُ اْلأَبْيَضُ مِنَ الدَّنَسِ
اَللّهُمَّ اغْسِلْ خَطَاياَيَ باِلْماَءِ وَالثَّلْجِ وَالْبَرَدِ.


Allaahumma baa’id bainii wabainaa khotoo yaa ya kamaa baa ‘adta bainal masyriqi wal maghrib.
Allaahumma naqqinii minal khotoo yaa kamaa yunqqots tsaubul abyadhuu minaddanas.
Allaahummaghsil khotoo yaa ya bil maa i wats tsalji walbarod.

Artinya : “Ya Allah, jauhkanlah antara diriku dan di antara kesalahan-kesalahanku sebagaimana Engkau jauhkan antara timur dan barat.
Ya Allah, bersihkanlah aku dari kesalahan sebagaimana dibersihkannya kain putih dari kotoran.
Ya Allah, cucilah kesalahan-kesalahanku dengan air, salju dan embun.”


Bacaan Ruku’/Sujud


سُبْحَانَكَ اللّهُمَّ رَبَّناَ وَبِحَمْدِكَ اَللّهُمَّ اغْفِرْلِى

Subhaanaka allaahuma robbanaa wabihamdika allaahumaghfirlii.

Artinya: “Segala puji bagi-Mu, Ya Allah Tuhan kami, dan dengan memuji-Mu yan Allah ampunilah
aku”.


Do’a I’tidal


رَبَّنَا وَلَكَ اْلحَمْدُ حَمْدًا كَثِيْرًا طَيِّبًا مُبَارَكًا فِيْهِ

Robbanaa walakalhamdu hamdan katsiiran thayyiban mubaarokan fiihi.

Artinya : “Ya Tuhan kami, (hanya) untukMu lah (segala) pujian yang banyak, baik, dan diberkahi padanya ”.



Do’a Duduk Diantara Dua Sujud


اَللّهُمَّ اغْفِرْلِى وَارْحَمْنِى وَاجْبُرْنِى وَاهْدِنِى وَارْزُقْنِى

Allaahummaghfirlii warhamnii wajburnii wahdinii warzuqnii.

Artinya : “Ya Allah ampunilah aku, kasihanilah aku, cukupilah aku, tunjukilah aku, dan berilah rizki
untukku”.

Do’a Tasyahud

اَلتَّحِيَّاتُ لِلّهِ وَالصَّلَوَاتُ وَالطَّيِّباَتُ. اَلسَّلاَمُ عَلَيْكَ أَيُّهاَ النَّبِيُّ
وَرَحْمَةُ اللهِ وَبَرَكاَتُهُ. اَلسَّلاَمُ عَلَيْناَ وَعَلَى عِباَدِاللهِ الصَّالِحِيْنَ.
أَشْهَدُ اَنْ لاَاِلَهَ اِلاَّ اللهِ وَأَشْهَدُ أَنَّ مُحَمَّدًا عَبْدُهُ وَرَسُوْلُهُ.


Attahiyyaatu lillaahi washsholawaatu waththoyyibaat. Assalaamu ‘alaika ayyuhannabiyyu warohmatullaahi wabarokaatuh. Assalaamu’alainaa wa’ala ‘ibaadillaahi shshoolihiin. Asyhadu anlaa ilaaha illallaah waasyhadu annamuhammadan ‘abduhu warosuuluh.

Artinya : “Segala kehormatan, kebahagiaan dan kebagusan adalah kepunyaan Allah, Semoga keselamatan bagi Engkau, ya Nabi Muhammad, beserta rahmat dan kebahagiaan Allah. Mudah-mudahan keselamatan juga bagi kita sekalian dan hamba-hamba Allah yang baik-baik. Aku bersaksi bahwa tiada Tuhan melainkan Allah dan aku bersaksi bahwa Muhammad itu hamba Allah dan utusan-Nya”.


Do’a Shalawat Kepada Nabi



اَللّهُمَّ صَلِّ عَلَى مُحَمَّدٍ وَعَلَى الِ مُحَمَّدٍ كَمَا صَلَّيْتَ عَلَى إِبْرَاهِيْمَ وَالِ إِبْرَاهِيْمَ وَبَارِكْ عَلَى مُحَمَّدٍ وَالِ مُحَمَّدٍ كَمَا بَارَكْتَ عَلَى إِبْرَاهِيْمَ وَالِ إِبْرَاهِيْمَ. إِنَّكَ حَمِيْدٌ مَجِيْدٌ.
Allaahumma sholli ‘alaa Muhammad wa’alaa aali Muhammad. Kamaa shollaita ‘alaa ibroohiim wa aali ibroohiim. Wabaarik ‘alaa Muhammad wa aali Muhammad. Kamaa baarokta ‘alaa ibroohiim wa aali ibroohiim. Innaka hamiidummajiid.

Artinya : “Ya Allah, limpahkanlah kemurahan-Mu kepada Muhammad dan keluarganya, sebagaimana Kau telah limpahkan kepada Ibrahim dan keluarganya, berkahilah Muhammad dan keluarganya sebagaimana Kau telah berkahi Ibrahim dan keluarganya. Sesungguhnya Engkau yang Maha Terpuji dan Maha Mulia”.


Do'a Sesudah Tasyahud Awal




اللَّهُمَّ إِنِّي ظَلَمْتُ نَفْسِي ظُلْماً كَثِيراً وَلاَ يَغْفِرُ الذُّنُوبَ إِلاَّ أَنْتَ. فَاغْفِرْ لِي مَغْفِرَةً مِنْ عِنْدِكَ وَارْحَمْنِي، إِنَّكَ أَنْتَ الْغَفُورُ الرَّحِيمُ
  
Allahumma innii dzolamtu nafsii dzulman katsiiro, wa laa yaghfirudz dzunuuba illaa anta faghfir lii maghfirotan min 'indika warhamnii, innaka antal ghofuurur rohiim.
 
Artinya: "Ya Allah, sesungguhnya aku telah menzalimi diriku dengan kezaliman yang banyak. Tiada sesiapa yang dapat mengampunkan dosa-dosa melainkan Engkau, maka ampunilah bagiku dengan keampunan dariapda-Mu dan rahmatilah aku. Sesungguhnya Engkau maha pengampun lagi maha penyayang."



Do’a Sesudah Tasyahud Akhir



اَللّهُمَّ إِنِّى أَعُوْذُبِكَ مِنْ عَذَابِ جَهَنَّمَ,  وَمِنْ عَذَابِ الْقَبْرِ, وَمِنْ فِتْنَةِ الْمَحْياَ وَالْمَمَاتِ, وَمِنْ شَرِّ فِتْنَةِ الْمَسِيْحِ الدَّجَّالِ

Allaahumma innii a’uudzubika min ‘adzaabi jahannam. Wamin ‘adzaabil qobri. Wamin fitnatil mahyaa walmamaati. Wamin syarri fitnatil masiihiddadjaal.

Artinya : “Ya Allah aku berlindung kepada Engkau dari siksa jahannam dan siksa kubur, begitu juga dari fitnah hidup dan mati, serta dari jahatnya fitnah dajjal (pengembara yang dusta)”.


Salam



السَّلاَمُ عَلَيْكُمْ وَرَحْمَةُ اللهِ وَبَرَكَاتُهُ

Assalaamua’alaikum warohmatullaahi wabarokaatuh.

Artinya : “ Berbahagialah kamu sekalian dengan rahmat dan berkah Allah”.



78 komentar:

Anonim mengatakan...

Doa sesudah tasyahud awal mana bang?

Anonim mengatakan...

tasyahud awal bukannya cuma nympe sholawat nabi ya??
lah klo udah tsyahud akhir baru ada bacaan tsyahud akhir

Anonim mengatakan...

mohon maaf sebelumnya, itu bacaan ruku'/sujud kok beda dengan sumber ini ya mas? http://www.muhammadiyah.or.id/id/content-223-det-bacaan-dan-gerakan-shalat.html

Anonim mengatakan...

trims, saya jadi tahu beberapa bacaan sholat, yang lain, dari yang sering di ajarkan.
Salam

maulana fajar mengatakan...

mantap
Muhammadiyah

Ahmad Khoiri mengatakan...

Mohon maaf baru dijawab sekarang..
Berdasarkan Putusan Tarjih Muhammadiyah,
Bacaan tasyahud awal dan akhir itu sama. Hanya saja perbedaannya terletak pada do'a yang dibaca sesudah tasyahud awal/akhir..

Untuk bacaan tasyahud awal dibaca sampai "...innaka hamiidun majiid". Sesudah itu ditambah lagi dengan do'a ["Allahumma innii dzolamtu nafsi dzulman katsiiro, wa laa yaghfirudz dzunuuba illaa anta faghfirlii maghfirotan min 'indika warhamni innaka antal ghofuurur rohiim"]..

Kemudian baru bangkit lagi untuk rakaat yang berikutny!!

Terima Kasih..

Kirana Frameswari mengatakan...

saya sangat membutuhkan postingan ini. syukran yaa

Anonim mengatakan...

untuk bacaan Do’a Shalawat Kepada Nabi
itu dibaca setelah apa ya?

Ahmad Khoiri Kh mengatakan...

Do'a Shalawat kepada Nabi dibaca sesudah kita membaca doa Tasyahud. Untuk diperhatikan, bahwa bacaan Do'a Tasyahud awal maupun Tasyahud akhir itu sama. Yang membedakannya hanya pada bacaan do'a sesudahnya..

Kalau sesudah tasyahud awal kita baca : " Allahumma innii dzolamu nafsii..dst". Setelah itu bangkit untuk rakaat berikutnya.

Kalau seesudah tasyahud akhir kita baca : " Allahumma innii a 'uudzubika min 'adzaa bi jahannam..dst". Setelah itu salam.

terima kasih!

ahmad yani mengatakan...

kalo shalat dua rokaat doa tasyahud awal dan akhir di bacanya kapan?.

Ahmad Khoiri Kh mengatakan...

untuk shalat dua rakaat [ shalat shubuh / shalat sunnah lainnya]tidak ada doa tasyahud awal, jadi langsung baca tasyahud akhir..

liat postingan saya diatas..

Kasman Alburhany mengatakan...

izin coppas mas

Ahmad Khoiri mengatakan...

silahkan.. :D

Dodi odi mengatakan...

dimana sy bisa download ..cara sholat dalam ajaran muhammandiyah

Ahmad Khoiri mengatakan...

Kalo itu adanya di buku HPT Muhammadiyah..
disana lengkap, sekaligus juga dijelaskan mengenai bacaan dan gerakan shalat dengan rinci.. dan mudah dipahami..





Anonim mengatakan...

Terimakasih sahabat semoga bermanfaat bagi kami, dalam manjalankan ibadah...

Ahmad Khoiri mengatakan...

sama-sama kawan..
jazakallaahu..

dwi mengatakan...

Asalamualikum...
Mas klo buku HPT muhammadiyah itu ada link buat downloadnya ga??

Ahmad Khoiri mengatakan...

klo itu gak ada..
coba aja kunjungi web fatwa tarjih mhammadiyah..
http://www.fatwatarjih.com/

Bambang Waluyo mengatakan...

assalamualaikum Mas, buku HPT itu ada, cara memperolehnya bagaimana dan dimana, trims

Ahmad Khoiri mengatakan...

Bisa pesan secara online mas,,

Klik DISINI..

sumb aji mengatakan...

Terimakasih sahabat sangat bermanfaat bagi saya, dalam manjalankan ibadah..., Aamiin

Anonim mengatakan...

beri keterangan sumber yg shahih yang dihimpun majelis tarjih, beri kemudagahan orang untuk mendwonload, semaga jd amal ilmu yg bermanffat

Sayyar Nazam mengatakan...

Thank's admin.... MANTAPPP....!!!!
Mampir dong ke gubung ku di http://bkb-syariah-sayyar.blogspot.com

Anonim mengatakan...

Segera ikuti bisnis online untuk 'MENAMBAH PENGHASILAN' anda..!!
Cocok untuk mahasiswa, IRT, dan bagi siapa saja yang ingin menambah penghasilan
dengan cara termudah, terpercaya di indonesia.
Hanya dengan mengisi survey yang ditawarkan, anda akan dibayar.
satu hari bisa 10-100x survey..

Bagi yang berminat segera gabung dan isi survey nya disini :
http://adf.ly/LfuDn

Anonim mengatakan...

niat muhammadiyah sama doa kunut nya kok gk ad , jadi baca niat nya gmna ?

Ahmad Khoiri mengatakan...

niat itu pekerjaan hati, jadi tidak 'di lafadzkan'.
niat itu beserta dengan takbir, jadi ketika takbir untuk shalat, ketika itulah hati kita berniat untuk melakukan shalat. Muhammadiyah tidak memakai do'a qunut sebagaimana yang orang-orang lakukan..

Anonim mengatakan...

Assalamu alaikum... Saya jga dri muhammadiyah, namun ada prtaxaan dri hti ini ttg sholat, tau g, saat salam pada akhir sholat, qt memberikan salam pada siapa??? Knpa salam kanan d wajibkan dan kiri d sunnahkan... Mohon di jawab, agar sholat qt smua jdi khusyu' lg... Trima ksih sblumnya. Wassalam..

Ahmad Khoiri mengatakan...

Wa'alaikumsalam Wr. Wb.
Ucapan salam ketika diakhir shalat adalah termasuk rukun shalat yang terakhir dan sebagai penutup shalat.
dan perlu untuk diketahi, salam kekanan dan kekiri sama wajibnya,
lihat hadist [HR. Muslim no. 582] :
"Aku pernah melihat Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam memberi salam ke arah KANAN dan KIRI (dalam shalat) hingga aku melihat putihnya pipi beliau".

Dan juga hadist :

“Aku shalat di belakang Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam, maka beliau memberi salam ke arah kanan dengan mengucapkan “Assalamu ‘alaikum wa rahmatullahi wa barakatuh (semoga keselamatan, rahmat dan berkah Allah tetap atas kalian), ” dan ke arah kiri dengan mengucapkan “Assalamu ‘alaikum warahmatullah (semoga keselamatan dan rahmat Allah tetap atas kalian).”
[HR. Abu Daud no. 997 ]

Dan dinyatakan shahih oleh Al-Albani dalam Al-Irwa` : 2/31, 32.

jadi, salam ke arah kanan dan kekiri itu wajib, hingga pipi kita terlihat oleh orang yang ada dibelakang kita.

Anonim mengatakan...

kalo setelah tasyahud awal gak baca do'a nie boleh kah??
Allahumma innii dzolamtu nafsii dzulman katsiiro, wa
laa yaghfirudz dzunuuba illaa anta faghfir lii
maghfirotan min 'indika warhamnii, innaka antal
ghofuurur rohiim.
jadi langsung berdiri takbir untuk rakaat ke 3,karena saya biasa seperti itu.

Ahmad Khoiri mengatakan...

Sebaiknya dibaca, karena itu yang dilakukan Rasulullah...

Salah satu hadist yang berbunyi :
"Kemudian memilih salah satu do’a yang disebutkan dalam kitab dan sunnah yang paling disenangi lalu berdo’a kepada Allah dengannya."




Anonim mengatakan...

Terima ksih atas jwabannya, nmun prtaxaan sya bkan sunnah atau wajibnya, apa ada hadits yg mngatakan, salam i2 diperuntukkan untuk siapa? Apa sluruh jamaah, malaikat, jin, ato yg lain...??? Mohon mf...

Ahmad Khoiri mengatakan...

Salam dilakukan untuk mengakhiri sholat, salam pertama yaitu kekanan kepada orang-orang yang ada disebelah kanannya dan kepada malaikat khafadhoh,
dan salam kedua kepada orang yg disebelah
kirinya dan malaikat khafadhoh.

Bmaster Aditama mengatakan...

mantap gan...
bermanfaat banget :D

telly mas mengatakan...

i love you

Anonim mengatakan...

Nax nih.... Bgaimna yah cara menjga khusu' dlam sholt, krn bxk fkiran2 yg mngggu saat sholt. Bgmna cra atasi ini bgusx???

Ahmad Khoiri mengatakan...

memang ketika kita sedang shalat setan selalu berupaya mengganggu shalat kita.. namun kita harus senantiasa berusaha shalat kita agar tetap khusyu, cara yang bisa kita lakukan,
- kita harus merasakan bahwa kita sedang berhadapan dengan Allah dan Allah mendengar do'a kita.
- menganggap bahwa inilah mungkin ibadah kita yang terakhir, sehingga kita berhati-hati untuk menjaga kekhusyukan.
-meresapi dan memahami tiap ayat2 yang kita baca.

furniture jepara mengatakan...

terima kasih untuk ilmu sholat khas muhammadiyah

Okie mengatakan...

Assalamu'alaikum ......
Bacaan do'a Iftitah itu apakah dibaca kembali saat rakaat-rakaat selanjutnya ??
Terima kasih sebelumnya, Wassalam

Feri Andian mengatakan...

Mas okie doa iftitah dilakukan pada saat setelah takbiratl ikram rakaat pertama kemudian pada sholat wajib 5 waktu rakaat 1 dan 2 mengucapkan surat alftiha ditmbah ayat al quran utk rakaat 3 ataupun ke empat cukup membaca al fatiha saja kecuali pada sholat tarawih dan witir yang setiap rakaat al fatiha dan ayat tetap di ucapkan. Thanks

Anonim mengatakan...

Bacaan sholat tarawih bisa di posting sekarang nggak ? urgent

Ria mengatakan...

mas, kalo sholat 4 rakaat, doa tasyahud awalnya itu dibaca sampai doa yg mana ya? sampai sholawat nabi atau doa allohumma inni dholamtu? kalo sampai allohumma inni, berarti tasyahud awal kita baca 3 doa ya? dan di tasyahud akhir cuma baca tasyahud akhir saja? mohon dijawab.. thanks

Anonim mengatakan...

Mantap bgt gan..

Ahmad Khoiri mengatakan...

Ria, doa tasyahud awal dibaca sampai doa "Allahumma inni dholamtu...", kemudian langsung berdiri. Dan untuk doa tasyahud akhir doa yang dibaca "Allahumma inni a'udzubika min 'adzabi jahannam....", setelah itu langsung salam.

yon_ions mengatakan...

syukran....saya suka posting ini,namun ada sedikit pertanyaan di shalat 5 waktu adakah yg tidk ada melkukan shalat sunnat bila ya adakh dalilx....tahnks

Hawa mengatakan...

Assalamu'alaikum, Siapa-siapakah yang dimaksud dengan keluarga Muhammad seperti yang disebut dalan doa Shalawat kepada nabi?

Zakky Azwar mengatakan...

Assalamu'allaikum. Apakah bacaan yang dibaca imam sama makmum itu sama? Trus, kapan makmum membaca alfatiha.
Thanks. Wassalamu'allaikum wr wb.

Ahmad Khoiri mengatakan...

wa'alaikumsalam.. ketika shalat yang bacaannya di jahr (seperti shubuh, maghrib, isya), makmum cukup menyimak dan mendengarkan bacaan imam. Jadi ketika imam baca alfatihah dan surat pendek, makmum tidak boleh ikut membaca. karena bacaan imam adalah sekaligus bacaan makmum.

Anonim mengatakan...

Seertakan hadisnya satu per satu biar jelas.

Ahmad Khoiri mengatakan...

untuk lebih jelasnya, silahkan baca di buku HPT..

Laysya Afrilia mengatakan...

Apakah tashayud sama tahiyat

Ahmad Khoiri mengatakan...

Maksud Laysya gimana??
bacaannya atau apa??

Anonim mengatakan...

Kalau ada yang membedakan antara bacaaan tasyahud awal dan tasyahud akhir itu dasarnya apa ya ..., soalnya dikantorku sering/kebanyakan imamnya pada waktu tsayahid awal bacaannya lebih pendek , jadi aku harus bisa menyesuaikan kan biar nggak ketinggalan, dan setelah aku diskusi juga katanya lebih kuat hadistnya yang bacaan tasyahud awalnya lebih pendek (sampai allahumma sholli alaa muhammad wa ala ali muhammad) .....

Anonim mengatakan...

bacaan dalam sholat versi Muhammadiyah selalu berbeda - beda pada setiap zaman . Pada masa KH.Ahmad Dahlan bacaannya sama dgn NU lalu pada tuntunan sholat karya KH . Fachrudin bacaan rukunya subhana robiyal adhim dan bacaan sujudnya subhana robiyal a'la. hal ini membuat kami jadi bingung mau pakai yang mana ?

Ahmad Khoiri mengatakan...

Muhmadiyah selalu terbuka dan terus berkembang, termasuk dalam hal keputusan Tarjih. Hal ini karena dalam penentuan sebuah keputusan Tarjih diambil dengan cara mencari yang paling kuat dasarnya, bahkan bisa terjadi tidak sejalan dengan praktik yang dilakukan pendirinya KH.Ahmad Dahlan.
Maka, pada zama KH. Mas Mansur didirikanlah Majelis Tarjih. Sehingga gerak langkah Muhammadiyah dalam menimbang Hukum Agama tidak lagi bertaqlid kepada satu madzhab yaitu mahzab syafi'i.
Di masa KH. Mas Mansyur inilah terjadi revisi-revisi dalam amalan-amalan warga Muhammadiyah setelah melakukan kajian mendalam. Termasuk keluarnya Putusan Tarjih yang menuntunkan tidak dipraktikkannya doa Qunut di dalam shalat Shubuh dan jumlah rakaat shalat Tarawih menjadi sebelas rakat. Sebuah hal yang nyaris mustahil terjadi jika KH. Ahmad Dahlan masih hidup.

Ahmad Khoiri mengatakan...

Muhmadiyah selalu terbuka dan terus berkembang, termasuk dalam hal keputusan Tarjih. Hal ini karena dalam penentuan sebuah keputusan Tarjih diambil dengan cara mencari yang paling kuat dasarnya, bahkan bisa terjadi tidak sejalan dengan praktik yang dilakukan pendirinya KH.Ahmad Dahlan.
Maka, pada zama KH. Mas Mansur didirikanlah Majelis Tarjih. Sehingga gerak langkah Muhammadiyah dalam menimbang Hukum Agama tidak lagi bertaqlid kepada satu madzhab yaitu mahzab syafi'i.
Di masa KH. Mas Mansyur inilah terjadi revisi-revisi dalam amalan-amalan warga Muhammadiyah setelah melakukan kajian mendalam. Termasuk keluarnya Putusan Tarjih yang menuntunkan tidak dipraktikkannya doa Qunut di dalam shalat Shubuh dan jumlah rakaat shalat Tarawih menjadi sebelas rakat. Sebuah hal yang nyaris mustahil terjadi jika KH. Ahmad Dahlan masih hidup.

Anonim mengatakan...

Saya selama ini kalau sholat menurut buku yang di karang oleh KH.AR.Fachrudin, sedangkan saya termasuk orang yang susah menghafal jadi kalau ada fatwa baru rasanya saya sulit menerima

Ahmad Khoiri mengatakan...

Sejak didirikan nya Majelis Tarjih pada masa K.H Mas Mansur, maka fatwa-fatwa yang disidangkan terutama persoalan ibadah dimuat di buku HPT. Maka sejatinya warga muhammadiyah beribadah berdasarkan putusan tarjih yang terdapat di buku HPT. Namun, jika hati anda memiliki ketetapan dan keyakinan beribadah berdasarkan buku karangan KH. AR Fachruddin, tidak ada salahnya.
Namun, kita sebagai muslim mempunyai kewajiban untuk menuntut ilmu (belajar, membaca). Apalagi persoalan ibadah ini setidaknya kita mengetahui dasar-dasar hukum / dalilnya sehingga semakin menguatkan keyakinan kita untuk beribadah kepada Allah Azza Wajalla.

"Allah tidak memaksa hambanya untuk melakukan hal dibatas kemampuannya"

Ahmad Khoiri mengatakan...

Bagi warga dan simpatisan Muhammadiyah barangkali yang membutuhkan HPT, saya kasih link downloadnya berupa E-Book.
Semoga bermanfaat!

Download Disini!

Anonim mengatakan...

ok terima kasih sahabat atas bacaan sholatnya. sekarang saya sudah ada dasar untuk DAD.

Anonim mengatakan...

Ijin Share Gan.....

iwankipo mengatakan...

assalamu alaikum
link download HPT E-Book'a kedetek virus dan tdk bisa di unduh
sekian dan terima kasih

Anonim mengatakan...

dalam shalat, kalau habis baca alfatihah, memulai surat pendek baca bismillah dulu tidak, atau langsung baca surat pendek tanpa basmallah?

Ahmad Khoiri mengatakan...

iya, sebelum membaca surat pendek kita tetap membaca basmalah..

Ahmad Khoiri mengatakan...

@iwankipo, saya coba download tk bermasalah kok..
lancar aja..

Anonim mengatakan...

Mas, ditempat saya bukan orang muhammadiyah. Jd kalo sholat di masjid waktu tasyahud awal itu lebih cepat dr pada bacaan tasyahud awal muhammadiyah. Jadi waktu belum selesai membaca sudah berdiri. Bagaimana mas?

Laely Widjajati mengatakan...

Ijin copast ya Bang...... Moga bermanfaat

Laely Widjajati mengatakan...

Bacaan Ruku'/Sujud dibaca satu kali ato tiga kali ya Bang???

Ahmad Khoiri mengatakan...

Laely@Iya, baca nya sekali aja..
Anonim@Tak masalah,
kalo imam berdiri sedang kita belum selesai baca tasyahud, kita langsung berdiri mengikuti imam..
Allah tidak memberatkan hambaNya.. Toh, kita kan shalat mengikuti Imam..

DistaYI mengatakan...

Mas, Saya bila sholat saat tasyahud awal tidak pernah membaca doa/ hanya sampai "...innaka hamiidun majiid" itu gimana?

Anonim mengatakan...

Doa sholat brubah menurt perkembngan zaman...sholat tarawih jg brubah...kira2 puasa atau zakat brubah jg ga?

Anonim mengatakan...

Ijin bookmark, Bang...

Anonim mengatakan...

untuk semua kalau ingin tahu tentang sholat dan tentang islam seutuhnya silahkan mencari tahu dengan menuntut ilmu agama yang serius. kalau cuma cari2 info di internet maka sumber2 tidak bisa dipertanggungjawabkan. silahkan mencari guru yang benar2 anda tahu, silahkan mencari di daerah sekitar anda. jangan sampai terjerumus dengan belajar setengah2. dengan mencari guru/ustadz/kyai maka barokah dari ilmu yang anda dapat akan sangat berbeda dengan anda hanya browsing di internet. dan yang akan bertanggungjawab di akhirat kelak juga guru2 anda. ayo kita ngaji lagi yang benar. ini hanya saran dari saya. wasslam.

Yosep Gusti mengatakan...

Kalo dilihat2 bacaan sholat nya mirip PERSIS ya,,apakah PERSIS dan MUHAMMADIYAH memang hampir sama?
terima kasih

Rahman alqassam mengatakan...

syukron kang ahmad khoiri hpt Muhammadiyah nya,saya trmasuk simpatisan Muhammadiyah...

Anonim mengatakan...

Assalamualaikum wr.wb
Mas, saya mau tanya klo kita shalat berjamaah tp tertinggal rakaatnya, aplg imam sdh takhiyatul akhir apakah kita ikuti gerakan attakhiyat akhir dr imam (kaki kiri menyilang dibwh kaki kanan) dan jg apakah doa kita jg sd tasyahud akhir? Trims..
Wassalamu alaikum wr wb

Ahmad Khoiri mengatakan...

Khusus bagi makmum masbuq (jama'ah yang ketinggalan/terlambat), apabila mendatangi shalat jama'ah dan mendapati imam sudah melakukan shalat, maka ia segera melakukan takbir lalu mengerjakan gerakan atau bacaan yang dikerjakan imam, lihat hadist :

“Nabi saw bersabda: Apabila salah seorang dari kamu mendatangi shalat (jama'ah) sedang imam berada dalam suatu keadaan, maka hendaklah ia kerjakan sebagaimana apa yang dikerjakan oleh Imam. [HR. at-Turmudzi]

Dari hadits tsb dapat disimpulkan bahwa makmum masbuq hendaklah mengikuti apa saja yang dilakukan oleh imam, dan diawali dengan takbiratul ihram karena sebagai pembuka shalat.

Jadi, Ketika imam sedang duduk tawarruk, hendaklah melakukan duduk tawarruk sebagaimana yang dilakukan oleh imam tersebut.

Roeri Achmad mengatakan...

doa ruku' n sujud itu dibaca brapa kali ?

Poskan Komentar

◄ Posting Baru
 
ARTIKEL TERBARU
TRANSLATE THIS PAGE
KOMENTAR TERBARU

Copyright © 2012. My Life is My Spirit - All Rights Reserved B-Seo Versi 5 by Bamz